Hallo Sobat Smail! Apa kabar ?
Sekarang gw akan mempromosikan artikel yang berjudul Covid-19 dan Dampaknya Terhadap Kinerja Bank BUMN di Indonesia. Kenapa sih harus dipomosikan? kelebihannya apa sih dari artikel ini? Kalo mau tau baca sampe selesai jangan setengah-setengah ges ya..
Judul : Covid-19 dan Dampaknya Terhadap Kinerja Bank BUMN di Indonesia
Volume : 11 (1), 2021
Halaman : 25 – 40
Penulis : Mar’a Elthaf Ilahiyah, Miguel Angel Esquivias Padilla, Dian Palupi.
Jurnal : Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen
DOI : 10.15408/ess.v11i1.19297
URL : http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/esensi/article/view/19297
Latar Belakang
Covid-19 merupakan suatu wabah yang mendunia yang sudah diputuskan oleh WHO pada awal 2020. Sistem perbankan di indonesia merupakan salah satu yang terdampak akibat pandemi virus Covid-19 ini. Bank Indonesia (2020) melakukan upaya mitigasi risiko dengan memberikan stimulus regulasi dalam rangka menjaga stabilitas sistem perbankan berupa kebijakan relaksasi pembiayaan atau keringanan dalam angsuran pembiayaan nasabah. Harapannya tingkat kesehatan perbankan nasional dapat terkondisikan dengan baik. Bank yang kondisinya tidak sehat dapat membahayakan berbagai pihak, diantaranya bagi para manajer, investor, pemerintah (goverment), pelaku bisnis, maupun lembaga-lembaga yang terkait lainnya (Oldekop dkk., 2020; Li dkk., 2020).
Tujuan
Untuk mengetahui apakah bank-bank nasional masih berada dalam kondisi yang sehat untuk menghadapi ketidakpastian di pasar.
Metode
Artikel ini menggunakan metode penelitian evaluatif. Penelitian evaluatif adalah
penelitian yang kegiatannya melakukan pengumpulan data atau informasi, untuk dibandingkan dengan kriteria, kemudian diambil kesimpulan (Arikunto, 2014). Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder merupakan data yang didapatkan oleh peneliti dengan menggunakan media perantara dan melalui kegiatan dokumentasi (Sugiyono., 2011). data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui website beberapa Bank BUMN, yang berupa laporan keuangan triwulan II dan III selama masa new normal tahun 2020. Penelitian ini menggunakan sample dari 4 Perusahaan Perbankan BUMN di Indonesia, yaitu Bank BNI, Bank BRI, Bank MANDIRI, dan Bank BTN.
Hasil Penelitian
Bahwa kondisi perbankan BUMN di Indonesia yang terdiri dari PT. Bank BRI, PT. Bank Mandiri, PT. Bank BNI dan PT. Bank BTN selama masa new normal saat ini masih sehat. Tingkat Risk Profil dari keempat bank tersebut dalam kondisi baik, tingkat Good Corporate Governance (GCG) dari keempat bank tersebut juga masih dalam kondisi baik. Sedangkan dari hasil penilaian Rentabilitas (Earnings) yang menggunakan 2 rasio yaitu ROA dan NIM selama tahun 2020 dalam keadaan sehat dan juga dari hasil penilaian Permodalan (Capital) selama tahun 2020 dalam keadaan baik.
Kelebihan
Kita bisa mengetahui kondisi bank di indonesia saat masa pandemi dan juga memberikan pemahaman bagi masyarakat dan khalayak umum bahwa upaya pemerintah selama ini untuk menjaga kondisi kesehatan perbankan sudah tepat.
Pasti kalian penasarankan tentang artikel ini langsung aja kalian cari melalui URL : http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/esensi/article/view/19297
trimakasih,,, wawasan saya bertambah
BalasHapussemoga covid19 segera hilang dari muka bumi ini agar kita bisa beraktifitas normal kembali
BalasHapusMakasih rekomendasinya gung, penasaran pen baca jurnalnya><
BalasHapusInfonya menarik dan bermanfaat banget, thanks agung!!
BalasHapus